Tuesday, January 29, 2008

i wont forgive soeharto.

This is why people afraid of him.


Don't say that we are wealthy when he leads us. Don't say that we need him alot. Don't say that he was our hero. Don't say that we have to forgive him. Because that's annoying.

Reading news, history, and get enough knowledge it's very important for you to argue.

4 comments:

leksa said...

saya sih ga perlu maafin dia,..
soalnya dia ga punya salah personal ke saya :D

tapi saya nuntut keadilan buat rakyat Indonesia dari dia, cs dan kroni2nya :D .. thats much much very much valuable for our law and humanity..

Miss Mimit said...

@ leksa
Kalo saya sih ada. Gara2 dia, saya harus sedih setiap melihat pemandangan kumuh di setiap sudut Indonesia. Sedihnya sampai pengen mati.

Tapi benar, dia pantas untuk segera dituntut. Minimal keluarga dan kroni2nya.

aku ilham ,kamu siapa? said...

kalo masalah memaafkan pasti di maafkan ,bangsa indonesia adalah bangsa yg pemaaf..
tapi tolong jelaskan suharto minta maaf untuk apa??
mengkudeta sukarno?
mebantai puluhan juta rakyat indonesia,tanpa melalui proses pengadilan?
mensyahkan UU SUBVERSI ?
menjawakan bahasa indonesia?
memecah belah bangsa indonesia?

coba jelaskan salahnya perlu di maafkan yg mana??

meskipun jijik memaafkan ,sebagai muslim saya memaafkan anda ....
dan moga moga amal perbuatan selama hidup dibalas tuhan dengan berlipat ganda....
...amieeen

Dino said...

Orang pada ngerasa hidup di masa pemerintahannya lebih baik daripada sekarang. Mereka tidak sadar bahwa Indonesia pada saat itu hidup enak di atas fondasi yang sangat rapuh. Ketika ekonomi tergetarkan (dan perlu diingat bahwa krisis pada waktu itu tidak hanya Indonesia saja), Indonesia jatuhnya lebih sakit dibandingkan negara2 lain yang juga kena krismon. Hingga saat ini budaya yang dia tanamkan (budaya korupsi misalnya) masih lekat di budaya Indonesia. Butuh puluhan tahun untuk mengubah budaya seperti itu.